dipaNews.com, BALIKPAPAN – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kelompok masyarakat yang mengatasnakan Rakyat Balikpapan Bersatu berlangsung singkat pada Kamis (9/5) siang di depan Kantor KPU Balikpapan.

Massa aksi yang didominasi emak-emak tiba sekira pukul 14.30 wita, Humas aksi Ichal Than terlebih dahulu memimpin doa di atas truk yang memuat sound system. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia raya.

Korlap Aksi, Raja Doli Siregar mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan aksi lanjutan di mana menurutnya KPU Balikpapan terindikasi adanya kecurangan.

“Indikasi kecurangan kami telah dapati kami meminta indikasi tersebut ke Bawaslu agar diproses pelanggaran yang terjadi bukan hanya di Balikpapan akan tetapi di Indonesia,”ujarnya.

Dia juga megkritisi terkait banyaknya korban jiwa penyelenggara Pemilu yangbmencaoai ratusan jiwa.”Banyaknya korban ketua KPPS pengawas hampir 500 orang yang meninggal kami merasa prihatin tidak ada sama sekali iba dengan kondisi banyaknya yang meninggal kami menyampaikan bahwa kami meminta segera diusut tuntas,”katanya.

Selang beberapa saat salah satu tokoh aksi Rona Fortuna H Siregar kemudian menyudahi aksi tersebut yang baru berlangsung sekira 15 menit. Padahal dalam surat pemberitahuan ke Polres Balikpapan aksi akan berlangsung hingga pukul 18.00 wita.

“Ya ada sesuatu hal kita sudahi saja, aksi kita ada penyusup yang akan membuat ricuh jadi kita sudahi saja,”tandasnya.

Penulis : Putro

Editor : Ipon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here